Home / Ekonomi & Bisnis / Ahmad Munif : Kami Mantan Penderita Kusta Butuh Perhatian Khusus dari Pemerintah
Make Image responsive
Ahmad Munif : Kami Mantan Penderita Kusta Butuh Perhatian Khusus dari Pemerintah

Ahmad Munif : Kami Mantan Penderita Kusta Butuh Perhatian Khusus dari Pemerintah

 

SUARASULTRA.COM, KONSEL РAhmad Munif, warga desa Awalo, Kecamatan Buke, Kabupaten Konawe Selatan ( Konsel ) Provinsi Sulawesi Tenggara ( Sultra ) adalah salah satu mantan penderita kusta. Kepada pihak pemerintah baik Pusat, Provinsi maupun Kabupaten / Kota, khususnya  pemerintah daerah Konawe Selatan dirinya berharap kiranya dapat memberikan perhatian khusus kepada mantan/penderita penyakit kusta yang ada di daerah ini.

 

“Yang kami ingin adalah kepedulian dan perhatian pemerintah, karna bukan berita asing lagi bahwa mantan/penderita kusta dimanapun berada rawan stigma dan diskriminasi dalam sosial dan lingkungannya,” kata Ahmad Munif kepada Suara Sultra melalui pesan WhatsApp, Kamis ( 23/11/2017 ) dini hari.

 

Menurut Munif panggilan akrabnya,  hampir merata yang terkena/mengalami penyakit kusta adalah orang-orang tidak mampu. Maka dari itu kata Munif, pemerintah melalui instansi terkait harus bisa memberikan perhatian khusus kepada penyandang disabilitas kusta tersebut.

 

“Kami ingin berkarya , kami ingin bekerja,” ujarnya.

 

Ia menyebut, orang yang menderita/mantan penderita penyakit kusta sulit lagi untuk bersosialisasi dan bahkan banyak yang mengalami diskriminasi atau dengan kata lain mereka selalu dikucilkan. Ia berharap agar pemerintah memberi pelatihan dan modal usaha mandiri, seperti alat kerja sesuai keahlian masing- masing penderita dan mantan penderita.

 

“Seperti saya, bisa servis elektronik tapi belum mampu beli peralatan kerjanya, jadi tetap kemampuan hanya sebatas kemampuan gak bisa kami aplikasikan karena keterbatasan modal itu. Dan yang lain ada yang bisa jahit, bengkel serta kerajinan lainnya,” ucap Munif penuh harapan.

 

Munif menyebut bahwa teman – teman mereka selama ini hanya terpaksa berdiam diri karena tak ada modal untuk memulai berkarya. Karena menurut dia, rata – rata penyandang disabilitas itu adalah orang-orang yang berasal dari keluarga yang kurang mampu. Sehingga peran pemerintah set sangat dibutuhkan untuk membantu mereka untuk bangkit dari keterpurukan.

 

“Saya ingin orang-orang cacat karena kusta yang masih sangat dipandang negatif banyak orang bisa dan mampu berbuat sesuatu. Kami butuh dukungan, mungkin media seperti Suara Sultra bisa menyuarakan harapan kami yang selama ini tak pernah dilihat dan diabaikan oleh pemerintah sekitar. Bantu kami bersuara, kami ingin bangkit, ” kata Munif.

 

Laporan : Redaksi

 

About redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Scroll To Top