Home / Lipsus / Advetorial / Kunker di Korsel, Pemda Konut dan PT MBG Group Tandatangan MoU Pendirian Pabrik Smelter
Kunker di Korsel, Pemda Konut dan PT MBG Group Tandatangan MoU Pendirian Pabrik Smelter

Kunker di Korsel, Pemda Konut dan PT MBG Group Tandatangan MoU Pendirian Pabrik Smelter

SUARASULTRA.COM, KONUT – Pemerintah Kabupaten Konawe Utara (Konut), Sulawesi Tenggara (Sultra) dan pimpinan perusahaan tambang nikel PT Made By Good (MBG) Group, Mr. Lim melakukan penandatanganan nota kesepahaman atau MoU pendirian pabrik semelter yang ditempatkan di wilayah Konawe Utara.

Kegiatan tersebut berlangsung di kantor PT MBG Grop, Kota Seoul, Korea Selatan (Korsel) pada kunjungan kerja (Kunker) delegasi misi ekonomi Pemkab Konut di Korsel, Jum’at (7/7/2017).

Bupati Konut, Dr.Ruksamin saat Tandatangan MoU dengan PT.MBG, di Korsel

 

Kegiatan itu juga merupakan tindak lanjut PT. MBG Group yang sebelumnya telah melakukan kunker di wilayah Konut dan melakukan peletakan batu pertama pendirian pabrik smelter di Desa Tapu Emea Kecamatan Molawe.

Presiden Direktur PT MBG Group Mr. Lim dalam sambutannya mengatakan, sangat bangga dan senang bisa menjalin kemitraan dengan Pemerintah Konut dalam misi peningkatan pembangunan ekonomi kesejatraan masyarakat.

Dikatakanya, dalam kerja sama yang dijalin diharapkan tak hanya sebatas hubungan kerja saja, akan tetapi ikatan emosional akan terus dibangun untuk menciptakan lapangan kerja yang baik dan terjamin bagi masyarakat penghasil tambang ini.

“Saya apresiasi kinerja Bupati dan Wakil Bupati Konut yang mempunyai tekat besar membagun daerahnya. Saat ini baru Konawe Utara asal Sulawesi Tenggara yang telah menjalin kerja sama dengan PT MBG group. Kami harap kerjasama yang terjalin bisa saling memberikan keuntungan antara kedua belak pihak,” kata Mr. Lim melalui juru bicaranya.

Diungkapkannya, pendirian pabrik smelter yang segera akan direalisasikan tahun ini juga nantinya akan menyerap sekitar 30 ribu tenaga kerja lokal. Olehnya itu, pihaknya berharap seluruh masyarakat Konut dan stackholder terkait mampu bekerjasama dengan baik hingga perusahaan yang dipimpinnya beroprasi di wilayah Konut.

“Kemajuan suatu daerah tergantung sepak terjang sang pemimpin. Jika pemimpin memiliki strategi level internasional pasti wilayahnya secara bertahap akan memiliki gaya pembangunan bertaraf internasional. Inilah yang digambarkan Bupati Konut yang patut menjadi contoh,” katanya.

Bupati Konut, Ruksamin dalam sambutanya juga mencurahkan rasa syukurnya karena mendapat respon dan sambutan yang sangat baik dari pihak PT MBG yang tanpa menunggu lama mengamini permintaannya untuk pembangunan pabrik smelter di tahun ini juga.

Menurutnya, apa yang dikerjakan bukan semata-mata untuk mengantarkan masyarakat daerah Konut pada kemakmuran dan kesejatraan saja, tetapi membuka peluang kerja sama dari berbagai sisi bidang pada perusahaan negara luar yang mempunyai tingkatan ekonomi baik.

“Ini adalah bukti, niat dan janji saya untuk mengantar ekonomi masyarakat wilayah Konut sejajar dengan negara maju seperti Korsel khususnya di Kota Seoul ini. Dengan dibangunnya pabrik semelter jelas kedepannya akan mengurangi bahkan menghapus angka pengangguran di Konut dan meningakatkan perputaran ekonomi sehingga sebagai daerah yang baru mekar akan mencapai puncak kesejatraan yang sejahtera dan beradab,”ujarnya.

Dalam kegiatan tersebut juga dihadiri langsung oleh Sekeretaris Daerah (Sekda) Provinsi, Lukman Abunawas, Ketua DPRD Provinsi Abdul Rahman Saleh, Wakil Bupati Konut, Raup serta jajaran SKPD Konut.

Para rombongan yang hadir disambut meriah oleh para pimpinan perusahaan dan ribuan buruh pabrik PT MBG dengan pakaian khas adat Korsel yang diiringi lagu kebangsaan Indonesia disertai lambaian bendera merah putih dan bendera Korsel.

Selain itu dilakukan pengalungan bunga dan konvoi keliling wilayah Korsel menggunakan mobil bus yang dihiasi bendera Indonesia dan Korsel yang telah didesian dengan baliho bergambarkan Bupati dan Wakil Bupati Konut bersama pimpinan PT MBG Group.

Kegiatan ini ditutup dengan saling tukar cendera mata serta pemotongan kue sebagai tanda akan dimulainya pembangunan pabrik smelter di Konawe Utara.

 

Laporan : Nur Rayhan

 

 

About redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Scroll To Top